WG1–4 · Latihan terstruktur
Pelajari 18 jenis tulisan dalam empat kelompok: informatif/eksplanatif, naratif, opini/argumen, dan transaksional.
Structured Writing · WG1–6
Dari ide awal hingga tulisan utuh: belajar memilih rincian, menyusun pesan, dan memperbaiki tulisan agar mudah dipahami pembaca.

Pelajari 18 jenis tulisan dalam empat kelompok: informatif/eksplanatif, naratif, opini/argumen, dan transaksional.
Gabungkan keterampilan dan jenis tulisan untuk berbagai tujuan serta pembaca. Level WG menunjukkan kemampuan menulis, bukan kelas di sekolah. Level awal disesuaikan dengan kemampuan menulis anak saat ini.
Ilustrasi pembelajaran · Narasi pengalaman pribadi
“I turned around and could not see Mum. I was scared.”“When I turned around, Mum was no longer beside me. I stood on tiptoe and searched the room, but I could not find her.”Pertanyaan guru membantu anak menggambarkan perasaan melalui tindakan yang dapat dibayangkan pembaca.
“There are half-built spaceships on my desk. I keep loose pieces in a box underneath so I can make room for homework.”
Rincian konkret menggambarkan ruangan; penjelasan menunjukkan alasan benda-benda ditata seperti itu.
Jelaskan mengapa ketekunan penting, dukung ide itu dengan pengalaman menghadapi kesulitan, lalu hubungkan kembali contoh tersebut dengan gagasan utama.
Kedua level menggabungkan jenis tulisan, alasan, dan bukti. Kedalaman pembahasan serta refleksi berkembang sesuai kemampuan anak.
Ilustrasi pembelajaran berdasarkan tugas kursus; bukan contoh karya siswa.
Biography · Descriptive · Compare and contrast · Experiment · How to · Informational report
Fairy tale · Personal narrative · Realistic fiction
Persuasive · Pro/con
Business letter · Friendly email · Friendly letter · Informative speech · Interview · Invitation · Weblog entry
Baca contoh tulisan, amati strukturnya, dan kumpulkan ide.
Bersama guru, susun ide dan pilih bahasa yang sesuai.
Gunakan masukan untuk memperjelas makna, mengembangkan rincian, dan menyempurnakan tulisan.
Reading · Writing · ESSSP
Kelas 40 menit · 1:1 atau 1:2
Guru mengenal anak Anda dan melanjutkan pembelajaran sebelumnya.
Ritme yang teratur untuk persiapan, kelas, dan latihan.
Dalam kelas 1:2, anak belajar dan berdiskusi bersama teman yang sama.
Langkah berikutnya untuk anak Anda
Ceritakan kemampuan membaca, menulis, dan minat anak Anda.
Diskusikan kursus dan jadwal yang sesuai.